Ragam  

SOR Babakan Kaliki Diduga Jadi Lokasi Maksiat, Warga Geruduk Kantor DPUPRLH Tasikmalaya

Kab. Tasikmalaya, kabarhariininews.com – Puluhan warga Babakan Kaliki, Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Patas Saninten, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Lingkungan Hidup (DPUPRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/6/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan masyarakat terhadap kondisi Sarana Olahraga (SOR) yang berada di wilayah Babakan Kaliki. Warga menilai fungsi fasilitas publik yang seharusnya menjadi tempat kegiatan olahraga dan aktivitas positif masyarakat justru diduga kerap disalahgunakan untuk berbagai aktivitas yang meresahkan.

Dalam orasinya, tokoh masyarakat setempat, Deni Syukron, menyampaikan bahwa keberadaan SOR tersebut selama ini tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Bahkan, menurutnya, lokasi tersebut diduga sering dijadikan tempat pesta minuman keras hingga perbuatan yang melanggar norma sosial dan agama.

“Kami datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. SOR yang dibangun dengan harapan menjadi sarana pembinaan olahraga dan kegiatan positif warga justru diduga berubah fungsi menjadi tempat yang meresahkan masyarakat. Kami meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan dan mengelola fasilitas tersebut dengan baik,” tegas Deni dalam orasinya.

Hal senada disampaikan Ketua Patas Saninten, Dani Reksa Narada. Ia menegaskan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan dan masa depan generasi muda di wilayah Babakan Kaliki.

Menurut Dani, masyarakat tidak ingin fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah justru menjadi tempat aktivitas negatif yang dapat merusak moral masyarakat, khususnya kalangan remaja. Oleh karena itu, pihaknya mendesak DPUPRLH Kabupaten Tasikmalaya untuk segera melakukan perbaikan dan penataan terhadap SOR tersebut, seperti pemagaran.

“Kami ingin SOR ini kembali kepada fungsi semestinya sebagai sarana olahraga dan ruang publik yang sehat. Jangan sampai fasilitas yang dibangun untuk kepentingan masyarakat malah menjadi tempat yang mencoreng nama baik lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Iwan Kurniawan, yang juga merupakan warga setempat, dalam orasinya mengungkapkan bahwa keresahan masyarakat telah berlangsung cukup lama. Ia berharap aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut tidak hanya menjadi bahan catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Kami ingin ada solusi nyata. Warga sudah terlalu lama merasa terganggu dengan kondisi ini. Pemerintah harus hadir dan memberikan kepastian bahwa fasilitas publik ini harus di tata dengan baik secara maksimal, selain pemagaran kami juga ingin ada penerangan di SOR tersebut,” kata Iwan.

Melalui aksi damai tersebut, warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas agar Sarana Olahraga Babakan Kaliki dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya, menjadi ruang aktivitas positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan terbebas dari berbagai aktivitas yang meresahkan warga. (Red/Yusep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *