Ragam  

Diduga Dipicu Gempa M 5,0, Tebing Longsor di Kampung Naga Tasikmalaya Timbun 2 Hektare Lahan Pertanian Warga

Kab. Tasikmalaya, kabarhriininews.com – Tebing longsor terjadi di kawasan Kampung Naga, RT 001/RW 001, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 yang mengguncang wilayah Jawa Barat beberapa saat sebelumnya.

Berdasarkan laporan Relawan Penanggulangan Bencana Kecamatan Salawu, material longsoran menimbun area pertanian milik warga seluas kurang lebih dua hektare. Akibatnya, lahan tersebut mengalami gagal tanam maupun gagal panen. Selain itu, material tanah juga menutup saluran air atau parit di sekitar lokasi sehingga berpotensi mengganggu sistem irigasi lahan pertanian.

Lokasi longsor berada di wilayah perbatasan Desa Neglasari dengan Desa Nangtang, Kecamatan Salawu. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, longsor diduga berkaitan dengan gempa bumi Magnitudo 5,0 yang terjadi pada Minggu (19 Juli 2026) pukul 15.11 WIB. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 23 kilometer.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya langsung melakukan kaji cepat dan verifikasi lapangan guna memperbarui data kejadian sebagai dasar penanganan dan langkah tindak lanjut.

BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar kawasan lereng dan tebing, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, terutama apabila terjadi gempa bumi maupun hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu pergerakan tanah.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lokasi kejadian dan akan menyampaikan perkembangan terbaru apabila terdapat perubahan situasi di lapangan. Kesigapan seluruh pihak diharapkan dapat meminimalkan risiko bencana serta melindungi keselamatan masyarakat di wilayah rawan longsor. (Yusep/Saeful)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *