Kab. Tasikmalaya, kabarhariininews.com – Domba “Tores” milik PDP Gobang Margawati, Garut, berhasil meraih Juara Utama pada ajang Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) yang diselenggarakan oleh PAC PDP Putra Cigalontang. Kegiatan yang berlangsung meriah ini digelar di Lapang Domba Chicago, Kampung Cirangkong, Desa Cigalontang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (19/7/2026).
Ajang yang menjadi wadah pelestarian seni dan budaya khas Jawa Barat tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Garut, Bandung, Sumedang, dan Ciamis. Antusiasme peserta maupun masyarakat terlihat begitu tinggi dengan ramainya arena pertandingan sejak pagi hingga acara berakhir.
Ketua Panitia, Pak Ajum dari PAC PDP Putra Cigalontang, mengatakan bahwa panitia menyediakan 20 hadiah bagi para peserta yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dombanya di arena ketangkasan.
“Dalam kegiatan ini peserta berasal dari berbagai daerah. Harapannya, selain menjadi ajang silaturahmi antarpeternak, kegiatan ini juga dapat memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kualitas ternak domba Garut,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, domba “Tores” milik PDP Gobang Margawati, Garut, berhasil dinobatkan sebagai Juara Utama. Sementara itu, Juara 1 Kategori Favorit Tempur diraih oleh domba milik PDP Satwalaga pimpinan Bah Ato, dengan joki Aip Kartiwa, yang juga berasal dari Margawati, Garut.
Suasana semakin semarak dengan ribuan pengunjung yang memadati lokasi pertandingan. Selain menyaksikan aksi ketangkasan domba, masyarakat juga dihibur dengan penampilan musik dangdut yang menambah kemeriahan acara.
Menurut Pak Ajum, penyelenggaraan SKDG tidak hanya bertujuan melestarikan warisan budaya Sunda, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan nilai ekonomi domba Garut di kalangan peternak.
“Selain melestarikan budaya, acara ini juga bertujuan untuk mendongkrak dan menaikkan harga domba Garut agar para peternak semakin bersemangat dalam mengembangkan kualitas ternaknya,” pungkasnya.
Ajang SKDG Cigalontang diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang mampu mempererat silaturahmi antarpecinta domba Garut, sekaligus mendorong perkembangan sektor peternakan dan pelestarian budaya di Kabupaten Tasikmalaya maupun Jawa Barat. (Yusep/Saeful)













