Kab. Tasikmalaya, kabarhariininews.com – Kabupaten Tasikmalaya kembali memiliki destinasi wisata alam yang layak dikunjungi, yakni Curug Pamutuh yang berada di Dusun Geger Hanjuang, Desa Linggamulya, Kecamatan Leuwisari, Kampung Cigadog. Berada di kawasan lereng Gunung Galunggung, air terjun ini menawarkan panorama alam yang masih asri dengan udara pegunungan yang sejuk dan menyegarkan.
Perjalanan menuju Curug Pamutuh menjadi pengalaman tersendiri bagi para wisatawan. Sepanjang jalur menuju lokasi, pengunjung akan disuguhi rimbunnya pepohonan, suara gemericik aliran sungai, serta kicauan burung yang menciptakan suasana tenang dan damai.
Setibanya di lokasi, derasnya air yang jatuh dari ketinggian berpadu dengan embun tipis menghadirkan pemandangan alami yang memanjakan mata sekaligus menenangkan pikiran.
Jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, Curug Pamutuh menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat, menikmati keindahan alam, maupun sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat.
Salah satu daya tarik utama Curug Pamutuh adalah tidak adanya biaya tiket masuk. Wisatawan hanya dikenakan tarif parkir sebesar Rp5.000 per sepeda motor. Bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai lokasi maupun jalur menuju air terjun, tersedia pula jasa pemandu dari warga setempat dengan biaya seikhlasnya.
Akses menuju lokasi juga tergolong mudah. Setelah memarkirkan kendaraan di area penitipan, pengunjung cukup berjalan kaki sekitar 15 menit melewati jalan setapak yang menyuguhkan pemandangan alam khas pegunungan.
Sejumlah wisatawan mengaku terkesan dengan keindahan Curug Pamutuh. Pengunjung asal Mangunreja dan Puspahiang menilai suasana di lokasi sangat nyaman dan menenangkan.
“Suaranya air, udaranya dingin, benar-benar bikin tenang. Cocok buat healing,” ungkap salah seorang pengunjung.
Dengan potensi alam yang dimiliki, Curug Pamutuh diyakini dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tasikmalaya.
Melalui pengelolaan yang baik serta dukungan berbagai pihak, keberadaan wisata alam ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Yusep/Saepul)













