Ragam  

Paguyuban Kuda Lumping Sangga Buana Sejati Meriahkan HUT RI ke-81, Lestarikan Budaya Warisan Leluhur

Kota Banjar, kabarhariininews.com — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 turut dirasakan masyarakat di lingkungan Pataruman, Kota Banjar. Momentum kemerdekaan dimanfaatkan tidak hanya untuk menghadirkan hiburan, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus melestarikan seni dan budaya warisan leluhur.

Salah satu kegiatan tersebut digelar oleh Paguyuban Seni Kuda Lumping SANGGA BUANA SEJATI bersama masyarakat, tokoh masyarakat, para sesepuh dan generasi muda. Rangkaian kegiatan diawali dengan keikutsertaan paguyuban dalam pawai alegoris sebagai perwakilan Kelurahan Pataruman.

Dengan penuh semangat kebangsaan, anggota paguyuban bersama masyarakat mengikuti pawai sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan peringatan HUT RI ke-81.

Kemeriahan kemudian berlanjut pada siang hari melalui pagelaran seni Kuda Lumping atau Ebeg yang berlangsung di halaman rumah H. Empon, salah seorang tokoh masyarakat sekaligus sesepuh yang turut memberikan perhatian terhadap keberlangsungan kesenian tradisional tersebut.

Pertunjukan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga dari berbagai kalangan tampak hadir menyaksikan kesenian tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat.

Menariknya, keramaian tersebut juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil. Sejumlah pedagang memanfaatkan momentum dengan membuka lapak sederhana di sekitar lokasi kegiatan sehingga turut menciptakan geliat ekonomi masyarakat.

Ketua Paguyuban Seni Kuda Lumping SANGGA BUANA SEJATI, Ade Gunawan, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga eksistensi kesenian tradisional agar tetap hidup dan dikenal generasi penerus.

“Kegiatan ini selain untuk ikut memeriahkan HUT RI ke-81, juga sebagai upaya melestarikan kesenian budaya warisan leluhur. Kami berharap kesenian Kuda Lumping ini tidak musnah dan tetap dicintai masyarakat dari semua kalangan,” ujar Ade Gunawan. Selasa (18/08/2026).

Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama. Tidak hanya para seniman, tetapi juga masyarakat, tokoh masyarakat, generasi muda, pemerintah kelurahan dan berbagai unsur lainnya.

Ade Gunawan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Grup Sangga Buana Sejati, para tokoh masyarakat, jajaran staf kelurahan serta Lurah Pataruman yang telah memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan.

Dukungan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting sehingga kegiatan mulai dari pawai alegoris hingga pagelaran Kuda Lumping dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan positif. Selain mengenang perjuangan para pahlawan, masyarakat juga dapat mengisi kemerdekaan dengan menjaga budaya, mempererat persaudaraan dan membuka ruang bagi masyarakat untuk berkarya.

Melalui kesenian Kuda Lumping, nilai gotong royong dan kebersamaan kembali tumbuh di tengah masyarakat. Seni tradisional tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan warisan generasi terdahulu dengan generasi masa depan.

Dengan semangat HUT RI ke-81, Paguyuban Seni Kuda Lumping SANGGA BUANA SEJATI berharap kesenian tradisional semakin mendapat tempat di hati masyarakat serta terus berkembang sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. (Aher FORWAPI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *