Ragam  

Juru Parkir Menjamur di Kota Banjar Jadi Sorotan, Warga Minta Penataan dan Pengawasan Lebih Tegas

Kota Banjar, kabarhariininews.com – Fenomena semakin banyaknya juru parkir di berbagai titik wilayah Kota Banjar belakangan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Hampir di setiap kawasan yang memiliki aktivitas ekonomi, mulai dari pertokoan, perkantoran, rumah makan, minimarket hingga pusat keramaian, terlihat keberadaan juru parkir yang menawarkan jasa pengaturan kendaraan.

Kondisi tersebut menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku merasa kurang nyaman karena hampir setiap lokasi tempat mereka berhenti kendaraan selalu terdapat juru parkir yang meminta uang parkir.

Di sisi lain, masyarakat juga mengaku kesulitan membedakan apakah petugas tersebut merupakan juru parkir resmi yang berada di bawah pembinaan pemerintah atau hanya oknum yang memanfaatkan situasi.

Sorotan juga mengarah ke sejumlah gerai minimarket yang memasang informasi bertuliskan “Parkir Gratis”, seperti Alfamart dan Indomaret. Meski demikian, menurut pengakuan beberapa warga, di sejumlah lokasi masih ditemukan oknum yang tetap meminta uang parkir kepada pengendara.

Bahkan, ada warga yang mengaku dimintai biaya parkir meskipun hanya berhenti sejenak untuk menunggu rekannya berbelanja tanpa meninggalkan kendaraannya.

Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan masih adanya juru parkir yang bertugas tanpa mengenakan atribut, rompi, maupun tanda pengenal resmi.

Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kebingungan di kalangan pengguna jasa parkir sekaligus berpotensi memunculkan praktik pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

Warga berharap Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Perhubungan dapat melakukan evaluasi, pendataan, pembinaan, serta pengawasan secara lebih intensif terhadap seluruh juru parkir yang beroperasi di lapangan.

Penataan tersebut dinilai penting agar setiap petugas memiliki identitas yang jelas, bekerja sesuai aturan, serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.

Selain pembinaan terhadap petugas resmi, masyarakat juga meminta adanya pengawasan yang lebih tegas terhadap praktik penarikan uang parkir di lokasi-lokasi yang telah menerapkan kebijakan parkir gratis.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum, mencegah munculnya oknum yang tidak bertanggung jawab, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perparkiran di Kota Banjar.

Pada dasarnya, keberadaan juru parkir memiliki peran penting dalam membantu mengatur kendaraan, menjaga ketertiban, dan memberikan rasa aman kepada pengguna jalan.

Namun, pengelolaan yang tertib, transparan, dan sesuai dengan peraturan menjadi faktor utama agar keberadaan mereka benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan keresahan maupun persepsi negatif.

Hingga berita ini ditayangkan, diharapkan pihak terkait dapat memberikan tanggapan maupun langkah konkret sebagai bentuk komitmen dalam menata sistem perparkiran yang lebih baik di Kota Banjar. (Aher)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *