PGRI dan Kwarran Taraju Bergerak Cepat, Salurkan Bantuan Untuk 8 Korban Kebakaran di Sodonghilir

Kab. Tasikmalaya, kabarhariininews.com — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan insan pendidikan Kecamatan Taraju. PGRI Cabang Kecamatan Taraju bersama Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Taraju, didukung Unit Pramuka Peduli Taraju, bergerak cepat menghimpun sekaligus menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kampung Satron, Desa Parumasan, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya.

Musibah kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya delapan rumah warga serta satu bangunan madrasah. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerugian materi dan membuat sejumlah keluarga harus kehilangan tempat tinggal serta berbagai kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, PGRI dan Kwarran Taraju menggalang kepedulian dari lingkungan pendidikan. Para guru dan siswa turut berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu meringankan beban para korban.

Bantuan yang berhasil dihimpun kemudian disalurkan secara langsung kepada warga terdampak. Bantuan tersebut berupa uang dan pakaian layak pakai untuk korban kebakaran.

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Taraju, H. Relin Dodi Purnama, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan yang telah ikut berpartisipasi, dan alhamdulilah bantuan berupa uang, pakaian layak pakai sudah tersalurkan pada hari Minggu (09/08/2026) kemarin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan siswa yang telah ikhlas dan sukarela menyisihkan sebagian hartanya untuk disumbangkan kepada korban kebakaran. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan bapak ibu dan anak-anak sekalian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kwarran Taraju, Aep Saepulloh, S.Pd., MG., menilai aksi tersebut menjadi bukti nyata tingginya kepedulian dunia pendidikan terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Ini bukti bahwa dunia pendidikan di Taraju memiliki kepedulian tinggi. Sinergi PGRI dan Pramuka harus terus kita jaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Selasa (11/08/2026).

Senada, Ketua pramuka Peduli unit Taraju H. Timan Surtiman, S. Pd, M. Pd. MG. mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai musibah tersebut.

“Sebagai Andalan Pramuka Peduli Taraju, kami bersama rekan-rekan bergerak cepat menghimpun dan menyalurkan bantuan. Ini bentuk kepedulian Pramuka untuk hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan. Harapannya bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban,” ungkapnya.

Penyaluran bantuan tersebut mendapat sambutan haru dari para korban. Di tengah kehilangan akibat musibah, perhatian dan kepedulian dari para guru, siswa, serta anggota Pramuka menjadi penguat bagi warga untuk kembali bangkit.

Aksi sosial tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sinergitas antara organisasi profesi guru dan Gerakan Pramuka tidak hanya berlangsung di lingkungan pendidikan, tetapi juga mampu hadir menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat.

Semangat gotong royong dan kepedulian tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga dunia pendidikan tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga membentuk karakter yang peduli, empati, dan siap membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan. (Yusep/Saeful)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *