Borong Prestasi di FTBI 2026, SDN Mustikasari Puspahiang Raih Juara 1 Pupuh Jajaka

Kab. Tasikmalaya, kabarhariininews.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SDN Mustikasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya. Dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Puspahiang Tahun 2026, SDN Mustikasari berhasil meraih sejumlah prestasi dari berbagai cabang lomba.

Salah satu pencapaian terbaik diraih oleh Raffi Muhammad Ginanjar yang berhasil menyabet Juara 1 Lomba Pupuh Jajaka. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN Mustikasari sekaligus menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan dan melestarikan seni serta bahasa Sunda.

Tidak hanya melalui Pupuh Jajaka, SDN Mustikasari juga berhasil mengukir prestasi pada sejumlah kategori lainnya. Adapun raihan prestasi yang berhasil dikumpulkan di ajang FTBI Tingkat Kecamatan Puspahiang 2026 di antaranya:

1. Pupuh Jajaka — Juara 1
2. Pupuh Wanoja — Juara 2
3. Maca Sajak Wanoja — Harapan 1
4. Ngarang Carpon Wanoja — Harapan 3
5. Ngabodor Sorangan Wanoja — Juara Harapan 1

Kepala SDN Mustikasari, Nursiti Komariah, S.Pd.SD., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih para siswanya.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, latihan, serta dukungan dari para guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah kami sangat bangga dengan pencapaian anak-anak di ajang FTBI Kecamatan Puspahiang 2026 ini. Khususnya kepada ananda Raffi Muhammad Ginanjar yang meraih Juara 1 Pupuh Jajaka. Ini adalah buah dari latihan keras dan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga dapat memotivasi para siswa lainnya untuk terus berprestasi sekaligus mencintai dan melestarikan bahasa serta budaya Sunda.

“Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus belajar, berlatih, dan mencintai Bahasa Sunda sebagai bagian dari budaya dan jati diri,” tambahnya.

Keberhasilan SDN Mustikasari memborong sejumlah penghargaan dalam FTBI 2026 menjadi bukti bahwa lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah sejak usia dini.

Melalui kegiatan seperti FTBI, para siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kepercayaan diri, serta ikut menjaga keberlangsungan bahasa Sunda di tengah perkembangan zaman. (Yusep/Saepul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *