Kab. Tasikmalaya, kabarhariininews.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para pelajar sekolah dasar di Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah siswa berhasil membawa pulang empat piala dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026.
FTBI Kabupaten Tasikmalaya digelar selama dua hari, 23–24 September 2026, bertempat di Bumi Ageung, Kecamatan Pagerageung. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya sebagai bagian dari upaya melestarikan dan mengembangkan bahasa serta budaya Sunda di kalangan generasi muda.
Dalam ajang tersebut, kontingen Kecamatan Cigalontang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui sejumlah cabang perlombaan. Empat prestasi berhasil diraih, masing-masing:
– Juara 2 Nulis Carpon Wanoja, diraih Hanifa Rasyida Nurul Yakin dari SDN Budi Karya Cigalontang.
– Juara 4 Ngabodor Sorangan Wanoja, diraih Keisya Maulida dari SDN Tanjung Hurip Cigalontang.
– Juara 4 Biantara Wanoja, diraih oleh siswi dari SDN Sukamanah Cigalontang.
– Juara 5 Ngabodor Sorangan Jajaka, diraih Muhamad Syapiq Hidayat dari SDN Pusparaja 2 Cigalontang.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Paguyuban Guru Widang Seni (PARWISI) Kecamatan Cigalontang. Prestasi para siswa dinilai tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh para guru seni dan pembina di masing-masing sekolah.
Ketua PARWISI Kecamatan Cigalontang, Ruhaeti, S.Pd., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh siswa, guru pembina, kepala sekolah, serta pihak-pihak yang telah mendukung keikutsertaan Cigalontang dalam FTBI tingkat kabupaten.
“Alhamdulillah, kami dari Paguyuban Guru Widang Seni Kecamatan Cigalontang sangat bersyukur dan bangga. Anak-anak kita berhasil memborong prestasi di FTBI tingkat kabupaten. Ini adalah buah dari pembinaan rutin yang dilakukan oleh bapak dan ibu guru seni di sekolah,” ujar Ruhaeti.
Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah dan Kecamatan Cigalontang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya Sunda di tengah generasi muda.
Ruhaeti juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang berhasil meraih prestasi, sekaligus memberikan penghargaan kepada para kepala sekolah dan guru pembina yang telah mendampingi para peserta selama proses persiapan hingga perlombaan.
“Saya ucapkan selamat kepada para juara, kepada anak-anak hebat, kepada kepala sekolah dan guru pembina. Prestasi ini harus menjadi motivasi agar ke depan kita lebih semangat lagi melestarikan Bahasa Sunda, dan target kita bisa tembus ke tingkat Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar lainnya di Kecamatan Cigalontang untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang seni, sastra, serta bahasa Sunda. FTBI juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, sekaligus melestarikan bahasa ibu sebagai bagian penting dari identitas budaya daerah. (Yusep/Saepul)













