Tektok Gunung Jaga Kiarajangkung, Jelajah Alam Asri Penuh Tantangan Hingga 1.803 MDPL

Kab. Tasikmalaya, kabarhariininews.com — Menikmati keindahan alam sekaligus menjaga kebugaran menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang gemar melakukan aktivitas luar ruang. Salah satunya melalui kegiatan tektok Gunung Jaga di kawasan Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tektok yang dilakukan dalam satu hari tersebut menawarkan pengalaman menarik bagi para peserta. Perjalanan menyusuri jalur pegunungan menghadirkan udara sejuk, suasana alam yang masih asri, serta panorama hijau yang mampu memberikan kesegaran di tengah rutinitas sehari-hari.

Perjalanan menuju puncak Gunung Jaga bukan sekadar aktivitas fisik. Jalur yang cukup menantang menjadi bagian dari pengalaman para peserta untuk menguji ketahanan dan kekompakan. Dari Pos 1, Pos 2, Pos 3 hingga Pos 4, peserta terus melangkah hingga mencapai puncak Gunung Jaga yang berada di ketinggian sekitar 1.803 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Di sepanjang perjalanan, semangat kebersamaan menjadi salah satu hal yang paling terasa. Peserta saling memberikan dukungan dan membantu ketika menghadapi medan yang menanjak maupun jalur yang membutuhkan kehati-hatian.

Sejumlah titik peristirahatan juga dimanfaatkan untuk melepas lelah sembari menikmati panorama alam. Tak sedikit peserta yang mengabadikan momen perjalanan melalui foto maupun video sebagai dokumentasi pengalaman menjelajah kawasan pegunungan Tasikmalaya.

Bagi pencinta alam, kegiatan tektok menjadi alternatif menarik untuk menikmati wisata alam tanpa harus bermalam. Keberadaan Gunung Jaga di Desa Kiarajangkung juga semakin memperlihatkan bahwa wilayah Tasikmalaya Utara menyimpan potensi wisata alam yang layak diperkenalkan lebih luas.

Dengan tiket masuk sekitar Rp20.000, kawasan tersebut dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin berolahraga sekaligus menikmati suasana pegunungan.

Namun, meningkatnya aktivitas kunjungan tentunya perlu diimbangi dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Para pendaki dan pengunjung diharapkan tidak membuang sampah sembarangan, membawa kembali sampah yang dihasilkan, tidak merusak vegetasi, serta tetap menjaga kelestarian kawasan selama melakukan aktivitas.

Selain sebagai sarana olahraga dan rekreasi, tektok Gunung Jaga juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Desa Kiarajangkung dan Kecamatan Sukahening kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan pengelolaan yang baik serta keterlibatan masyarakat sekitar, kawasan Gunung Jaga berpeluang menjadi salah satu destinasi wisata alam alternatif di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya bagi komunitas pecinta alam dan wisatawan yang menyukai aktivitas hiking.

Gunung Jaga bukan sekadar tujuan pendakian. Kawasan ini menjadi ruang untuk menikmati keindahan alam, menguji ketahanan diri, membangun kebersamaan, sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan alam Kabupaten Tasikmalaya. (Yusep/Saepul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *